-
TikToker AS resah akan kehilangan mata pencaharian

“TikTok memiliki lebih banyak humor dan kreativitas dibandingkan yang saya lihat di Instagram.”https://ouo.io/6rsQGs
-
Belarusia larang jarigan berita DW dan menyebutnya ‘media ektremis”

Menurut LSM Viasna, hampir 1.400 orang dipenjara di Belarus karena alasan politik, di negara berpenduduk kurang dari 10 juta orang.https://ouo.io/KAEil1
-
Kemenangan dramatis Garuda Muda atas Korsel di mata media dunia

Garuda Muda kini tinggal satu kemenangan lagi untuk mengamankan penampilan Olimpiade pertama mereka sejak 1956.https://ouo.io/jmFyOgL
-
Terbuai gombalan “Elon Musk”, wanita Korsel rugi Rp800 juta

“’Musk’ bahkan mengatakan ‘Aku cinta kamu, kamu tahu itu?’ ketika kita melakukan panggilan video.”https://ouo.io/qlhQnHh
-
Tickle v Giggle, pertempuran hukum feminis vs transgender Australia

Dalam kasus yang diawasi di seluruh dunia, Tickle menggugat Grover berdasarkan Undang-Undang Anti-Diskriminasi Australia.https://ouo.io/VMmaQg
-
Content creator rebut kembali jagad maya usai pemilu dan Lebaran

Septiar Lase misalnya yang meramaikan ranah TikTok, Youtube, dan Instagram dengan konsep challenge.https://ouo.io/cA6NSju
-
Junta Mali melarang media melaporkan aktivitas politik
Tindakan keras terhadap media mengikuti tindakan serupa pada Rabu, ketika junta memerintahkan penangguhan semua kegiatan partai politik.https://ouo.io/5lEGTih
-
Singapura paksa Kedubes Israel hapus postingannya di media sosial
Shanmugam mengomentari isi postingan Kedubes Israel itu yang membawa-bawa teks Al-Quran.https://ouo.io/hXxMMQ
-
Bias media Barat meliput Gaza menyebarkan Islamofobia
Mumcu mengatakan komunitas internasional harus berbuat lebih banyak untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di Gaza.https://ouo.io/1Zmxn33
-
CEO Shou Chew minta TikToker bergerak tolak RUU yang akan menghabisi TikTok di AS
Shou mengakhiri videonya dengan menyindir bahwa TikTok akan menggunakan “hak hukum” mereka untuk menghentikan larangan tersebut.https://ouo.io/dpGw8p